Sejarah Canting Cap dalam Batik

Sejarah Canting Cap dalam Batik

Posted on

Sejarah Canting Cap dalam Batik

TokoAhsan.com – Gemar memanfaatkan kain batik?. Beberapa besar dari anda pastinya tahu kan apabila kain batik tersebut biasanya di buat lewat sistem tradisionil yg cukup rumit. Di mana dalam sistem itu diperlukan sangat banyak alat serta bahan pendukung di antaranya yakni bersifat canting.

Menurut faedahnya model canting yg umum dimanfaatkan utk membatik pada prinsipnya mampu dikategorikan jadi dua category ialah bersifat canting catat utk bikin batik catat serta canting cap utk bikin batik cap.

Saat sebelum ditemukannya canting cap dulunya kain batik itu biasanya di buat dengan canting catat. Lantaran permohonan costumer yg jadi lebih tinggi jadi dibuatlah yg namanya canting cap utk mempersingkat sistem pembuatan batiknya.

Walaupun sistem produksi batik dengan canting cap jadi lebih cepat, akan tetapi pembuatan canting capnya sendiri memang butuh daya kreasi serta ketelatenan yg makin lebih tinggi. Belum pula hasilnya condong lebih rumit andaikan ketimbang dengan pembuatan canting catat.

Sejarah Canting Cap dalam Batik

Saat sebelum diciptakannya canting cap bahannya logam, alat yg dimanfaatkan utk membatik konon terlebih dulu di buat dari potongan melintang umbi besar yg udah diukir. Sesudah itu umbi direndam ke cairan malam (lilin batik) serta dicapkan ke kain.

Lantaran dinilai kurang efisien serta ketahanan stempel ubi juga tak lama, banyak pengrajin batik lantas mulai meningkatkan canting cap bahannya basic kayu utk tempelkan bahan warna nabati pada kain. Sayangnya warna kain yg di buat dengan memanfaatkan langkah barusan juga dinilai kurang bagus.

Seputar th. 1845 baru dikenalkan canting cap dari tembaga. Garis-garis motif pada canting capnya di buat dari alur-alur tidak tebal plat tembaga yg dipatri dengan timah ke kerangka yg lantas di beri gagang besi. Tehnik ini menyerupai langkah yg dimanfaatkan banyak perajin emas serta perak China.

Dari sisi harga canting cap dari tembaga benar-benar termasuk makin lebih mahal, akan tetapi sampai saat ini model canting ini senantiasa dimanfaatkan, lantaran motif yg dihasilkannya lebih akurat, tembaga enteng dibuat utk bikin bermacam detail motif serta bermacam ukuran, juga tahan lama asal disimpan melalui langkah yg baik serta benar.

Penemuan canting cap tembaga ini lantas jadi awal dimulainya sistem produksi batik yg diselesaikan oleh para laki-kali. Sebab sistem pembuatan kain batik dengan canting catat dahulu cuma diselesaikan oleh para wanita.

Walaupun pembuatan batik relatif lebih cepat dibandingkan batik catat, akan tetapi anda mesti tahu andaikan tehnik pembuatan canting capnya sendiri nyata-nyatanya tidak semudah yg diasumsikan. Lantaran tiap tiap detailnya cuma dapat di laksanakan dengan cara manual jadi saat yg diperlukan utk bikin canting cap ini juga lumayan lama.

Canting cap mulai digemari banyak orang sejak mulai awal 1900-an. Canting cap ini dengan cara seluruh tersusun atas bagian bagian paling utama salah satunya bersifat alas motif (area canting yg memuat motif batik), ancak (landasan utk letakkan alas motif), sliwer (tubuh cap), serta gagang (pegangan cap).

Motif batik yg di buat dengan canting cap biasanya cuma dimanfaatkan menjadi latar belakang, akan tetapi ada juga yg jadikan motif paling utama. Utk motif paling utama yg mempunyai ukuran lumayan besar seperti motif boketan, motif batiknya dapat dipecah jadi bagian bagian. Mempunyai arti utk satu motif rangkaian bunga dapat di buat dalam 3 canting cap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *