Inilah Cara Bagaimana Menanam Pohon Kelor

Posted on

Pohon kelor atau pohon serbaguna ini bisa tumbuh sepanjang tahun di iklim tropis manapun. Juga bisa tumbuh sebagai tanaman tahunan, di daerah beriklim sedang.

Sifatnya yang cepat tumbuh, bergizi, dan indah untuk dilihat, membuat kelor mulai populer. Apa lagi yang kurang ketika Anda bisa berjalan ke halaman, dan mengumpulkan sayuran sehat untuk diletakkan di atas meja?

Cara Menanam Daun Kelor

Mari kita bahas langkah menanam pohon kelor:

1 Dapatkan beberapa benih kelor dari toko terdekat. Ada beberapa varietas, namun benih kelor oleifera dan kelor stenopetala paling gampang didapat. Dalam fotonya, biji kelor adalah biji coklat bersayap; di sisi kiri. Biji kelor stenopetala adalah yang berwarna coklat di foto; di sisi kanan. Hal ini mudah terlihat bahwa mereka tidak mirip satu sama lain, namun keduanya adalah biji kelor.

2. Tentukan tempat Anda ingin menanam pohon kelor Anda. Perlu diingat bahwa pohon kelor bisa tumbuh setinggi lebih dari 20 kaki (6,1 m), pada tahun pertama mereka. Pertumbuhan rata-rata sekitar 15 kaki (4,6 m), bagaimanapun, dalam kondisi optimal, pertumbuhannya bisa jauh lebih tinggi. Kelor membutuhkan banyak sinar matahari , kehangatan, dan air, untuk berkembang – jadi pikirkan di mana pohon Anda akan mendapatkan paparan terbaik terhadap sinar matahari.

3. Dapatkan tanah organik terbaik yang bisa Anda temukan. Pohon kelor tak menyukai tanah liat, juga tanah liat yang berat. Ingatlah hal ini, dan bila perlu, belilah pasir untuk ditambahkan ke campuran tanah pot, atau gunakan tanah apa pun yang tersedia di daerah Anda, dan tambahkan sabut kelapa, lumut gambut, perlite, atau pasir untuk melonggarkannya.
Hal di atas bisa memberi ruang bagi akar pohon kelor untuk lebih masuk jauh. Kelor memiliki akar tunggang, yang berarti akar tunggal yang lurus ke bawah seperti wortel. Akar pengumpan kecil tapi tidak memiliki akar percabangan. Jika menanam dalam wadah, temukan yang paling dalam yang Anda bisa untuk menaruh beih.
4. Buat lubang di tanah, dan tanam biji kelor sekitar ¾ “sampai 1” (inci) di dalam. Kemudian tutup dengan tanah, dan biarkan di tempat. Buatlah catatan kapan Anda menanam benih, sehingga Anda bisa memantau pertumbuhannya. Setelah Anda mengubur biji, bersihkan air tanah. Apakah Anda menanam benih dalam pot, atau benar ke tanah, mereka akan membutuhkan perendaman menyeluruh setiap hari, sampai Anda melihat bibit muncul dari tanah.

Begitu mereka tumbuh, mereka bisa disiram sekali setiap hari, sampai tinggi sekitar 18 inci (45,7 cm). Kemudian, seminggu sekali akan cukup.

Menumbuhkan Pohon Kelor dari Setek Batang

pohon kelor
pohon kelor

Setelah pohon berhenti menghasilkan buah setiap tahun, cabang perlu dipotong supaya menyegarkan pertumbuhan pohon. Nah, Cabang yang dipotong tersebut sangat bagus untuk ditumbuhkan sebagai pohon baru, berikut langkahnya:

  1. Buatlah potongan dengan diameter minimal 1 “(2,5 cm) dan panjangnya minimal enam kaki (1,8 m).
  2. Gali lubang 3 ft (1m) x 3 ft (1m) dan 3 ft (1m) dalam.
  3. Tempatkan hasil potongan di lubang ini dan isi dengan campuran tanah, pasir dan pupuk kompos. Kemas dengan kuat di sekitar dasar pemotongan. Bentuk gundukan kecil atau berbentuk kerucut, miringkan menjauh dari pemotongan. Sebaiknya air tidak menyentuh batang pohon baru.
  4. Airkan seditk saja, dan jangan sampai menenggelamkan potongan batang.

Di India, ada kebiasaan adalah menaruh sedikit kotoran sapi di sisi-sisi tanah yang terbuka. Ini adalah cara yang bagus untuk melindungi setek dari hama.

Seperti itulah cara penanaman pohon kelor, untuk belajar tentang bagaimana memanfaatkan daun kelor, Anda bisa mengujungi Manfaat daun kelor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *